Apa Itu Komoditi? Komoditi Adalah Aset Investasi Berupa Bahan Baku

bagikan posting ini:

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Komoditi menjadi nilai yang bisa diperdagangkan karena mudahnya mengukur standar yang dimilikinya. Karena itulah tren dagang komoditi semakin marak, tak ayal menjadi primadona saat pasar uang dan finansial lain sedang terhambat. Apa yang dimaksud dengan komoditi? Komoditi adalah bahan baku dasar yang diperdagangkan dengan barang lainnya yang memiliki tipe sejenis. Komoditi seringkali menjadi dasar produksi dari berbagai barang jadi ataupun jasa. Kualitas dari komoditi bisa sedikit berbeda, namun tetap seragam diantara berbagai produsen.

Saat diperdagangkan, komoditi tetap harus melewati beberapa standar tertentu untuk menjamin kualitas masing-masing barang. Ambil contoh emas, produksi emas batang dari PT. Antam sangat mudah diperdagangkan dan dapat diterima dimana saja karena pengukuran kualitas emasnya yang jelas.

Komoditi bisa menjadi alternatif investasi bagi kamu yang ingin menambah diversifikasi portofolio agar tahan terhadap goncangan ekonomi. Sudah tertarik? Mari kita bahas seluk beluk komoditi secara lengkap dan bagaimana peluangnya sebagai aset investasi.

Pengertian Komoditi

Pengertian komoditi bisa dijelaskan melalui ide dasar dari perdagangan komoditi. Dimana muncul saat tipisnya perbedaan dari setiap komoditi yang diproduksi dari satu sumber dibandingkan dengan produksi dari sumber lainnya. Satu barel minyak memiliki nilai yang sama tidak peduli dimana tempat produksi kilang minyak tersebut.

Perbandingan ekstrimnya, barang-barang elektronik misalnya, memiliki tingkat kualitas dan fitur yang berbeda-beda dari setiap produsen barang elektronik terkait. Kualitas handphone dari rakitan tertentu bisa menggunakan processor yang sama, seperti Snapdragon, namun memiliki fitur yang berbeda.

Karena itu, bisa terjadi perbedaan harga dari setiap pabrikan barang elektronik dengan berbagai fitur yang tidak sama. Hal ini tidak terjadi pada komoditi yang diperdagangkan. Beberapa contohnya mulai dari gandum, emas, daging, minyak dan gas.

Terlebih baru-baru ini, arti komoditi sudah berkembang menjadi lebih luas mencakup produk finansial seperti mata uang asing dan indeks. Perkembangan teknologi akhirnya mampu mengarahkan produk komoditi baru untuk diperdagangkan di pasar. Contohnya mulai dari durasi telepon sampai bandwidth kuota internet.

Jenis Komoditi

Hari ini, komoditas yang bisa diperdagangkan dibagi ke empat kategori:

  • Metal seperti emas, perak, platina, dan tembaga
  • Energi seperti minyak mentah, gas alam, dan bensin
  • Ternak dan Daging meliputi kambing, sapi, dan lain-lain
  • Pertanian seperti beras, jagung, kedelai, coklat, kopi dan gula

Ketidakpastian pasar saham di Indonesia dan global saat ini seringkali menyebabkan investor untuk lebih memilih berinvestasi di metal seperti emas yang pada akhirnya mengalami kenaikan signifikan sejak akhir Mei tahun ini.

Di bagian berikutnya kita akan membahas lebih lanjut pengaruh permintaan dalam kenaikan harga komoditi. Karena itu baca terus sampai akhir.

Emas juga bisa kamu gunakan sebagai hedging atau lindung nilai dari tidak pastinya mata uang termasuk inflasi Rupiah. Sedangkan energi juga bisa menjadi pilihan dimana saat ada keterbatasan produksi misalnya. Harga minyak mentah bisa meroket walaupun hari ini terus digencarkan energi alternatif seperti angin, sinar matahari sampai bahan bakar hayati.

Hasil ternak dan pertanian di Indonesia acap kali dicampuri aktivitas pasar dari intervensi pemerintah Indonesia. Salah satunya dengan aktivitas impor sehingga pasar menjadi terlalu riskan dan aktif terhadap kerugian yang tidak dapat diprediksi.

Pasar Komoditi

sawah

Komoditi, apapun jenisnya dari sekedar bahan pangan sampai energi dan metal, semuanya merupakan bagian penting dari kehidupan dan terbangunnya peradaban manusia. Siapapun yang mengendarai mobil bisa sangat terpengaruh dari meningkatnya harga minyak mentah. Pembahasan korelasi antara harga minyak dan dolar Amerika bisa dibaca disini.

Begitu pula dengan dampak dari kurangnya beras di pasar maupun harga cabai. Karena itu, transaksi komoditi bisa menjadi cara penting untuk diversifikasi portofolio kamu. Hal ini disebabkan pergerakan harga komoditas biasanya berlawanan arah dengan saham, walaupun memiliki kelebihan dari tingkat kestabilan yang lebih tinggi. Jadi banyak investor yang cenderung beralih ke komoditas disaat saham sedang tidak stabil atau ada uang tunai lebih untuk diinvestasikan.

Dahulu kala, banyak investor tidak menempatkan uangnya di komoditi karena biasanya membutuhkan lebih banyak waktu, uang dan keahlian tertentu. Namun hari ini, ada beberapa cara untuk masuk ke pasar komoditi, beberapa bahkan memfasilitasi mereka yang masih pemula untuk ikut serta.

Perdagangan Komoditi

Perdagangan komoditi adalah tukar menukar komoditi dari investor kepada penyelenggara demi tujuan investasi dengan adanya standar minimal sebagai penyetaraan kualitas komoditi sejenis. Ada banyak pasar komoditi di seluruh belahan dunia dengan berbagai barang untuk diperdagangkan.

Barang tersebut seharusnya memiliki standar khusus agar mudah diperdagangkan dalam aktivitas jual dan beli dalam frekuensi yang tinggi.

Karakteristik Pasar Komoditi

Prinsip dasar ekonomi akan tingkat penawaran dan permintaan sering kali dapat memacu pasar komoditi. Saat pasar memiliki keterbatasan barang, maka akan ada permintaan yang tidak terpenuhi dan begitu pula sebaliknya. Saat ekonomi global menghadirkan kompetitor baru seperti Cina dan India, ketersediaan besi menjadi berkurang bagi negara-negara lainnya.

Komoditi Berjangka

Komoditi berjangka merupakan kesepakatan untuk membeli atau menjual material mentah pada waktu yang sudah ditentukan dengan harga yang sudah disepakati di awal. Kategori komoditi populer yang diperdagangkan mulai dari makanan, energi hingga metal.

Pembelian makanan, energi dan metal ini menggunakan kontrak perdagangan komoditi berjangka untuk harga yang sudah ditentukan jauh-jauh hari demi barang yang akan dibeli. Praktek ini berfungsi untuk menghindari peningkatan harga. Penjual juga menjadi untung karena komoditas yang mereka jual sudah ada pembelinya dan menghindari penurunan harga yang sulit diprediksi. Dengan ini, baik penjual maupun pembeli menjadi sama-sama diuntungkan.

Harga komoditas sering kali berubah apalagi untuk jenis makanan. Hal ini disebabkan keberadaannya di pasar yang terbatas karena jenisnya bergantung dari panen musiman. Hal yang sama juga bisa berlaku pada minyak mentah, walaupun harganya bisa diprediksi beberapa bulan sebelum kelangkaan terjadi kecuali jika adanya keterlibatan kebijakan politik dan resesi ekonomi global yang mempengaruhi permintaan terhadap barang tersebut secara langsung.

Kesimpulan

emas, perak, minyak mentah

Apa Itu Komoditi?

Komoditi adalah bahan baku yang diperdagangkan di pasar baik oleh individu, bahkan sampai institusi finansial. Komoditi sering kali menjadi dasar dari barang-barang jadi sampai jasa yang ditawarkan ke konsumen. Yang membedakan antara komoditi dan barang baku lain adalah adanya standar antara komoditi serupa. Sehingga komoditi menjadi lebih terpercaya dan marak diperdagangkan sebagai sebuah aset investasi.

Jenis komoditi yang paling populer untuk jual beli adalah emas, perak, minyak mentah sampai kopi.

Kita sudah membahas definisi komoditi, jenisnya mulai dari ternak, pertanian, metal dan energi, serta karakteristik pasar komoditi sampai komoditi berjangka. Semoga pembahasan tentang topik ini bisa memberikan pilihan diversifikasi portofolio bagi kamu untuk berinvestasi. Komoditi bisa menarik saat dihadapkan pada ketidakpastian inflasi dan gejolak mata uang Rupiah atau mata uang populer lainnya.

Sumber Daya Tambahan

More To Explore

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *